1.Jerawat
Klasik (Jerawat biasa)
Tampilannya mudah dikenali yaitu
tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Penyebab umumnya adalah stres,
hormon dan udara lembap pemicu kulit memproduksi minyak yang menjadi tempat
berkembang biaknya bakteri. Akibatnya pori-pori tersumbat karena terinfeksi
dengan bakteri.
Pencegahan
& Pengobatannya :
® Gunakan
sabun wajah yang mengandung benzoyl-peroxida/sabun sulfur untuk membunuh
bakteri-bakteri penyebab jerawat.
® Bila
dengan obat jerawat yang dijual bebas tidak berhasil, pergilah ke dokter kulit
untuk memeriksakannya sekaligus mendapatkan resep obat jerawat yang mengandung
vitamin A derivatif seperti Retin-A.
® Untuk
mengurangi peradangan dan membunuh bakteri, pakailah obat jerawat yang mengandung
benzoyl-peroksida.
® Salep
obat yang mengandung antibiotik seperti Garamicyn (bisa dibeli bebas) salah
satunya, bisa dicoba. Salep ini bisa membunuh bakteri dan mengurangi
pembengkakan juga peradangan.
2.Cystic
Acne (Jerawat Batu/Jerawat Jagung)
Bentuknya
besar dengan tonjolan yang meradang hebat, berkumpul hampir di seluruh area
wajah (berbeda dengan jerawat biasa yang terdapat hanya di salah satu bagian
wajah). Jerawat ini sering membuat penderitanya hilang kepercaan diri. Biasanya
karena genetik, yaitu memiliki:
1.
Kelenjar minyak yang over-aktif yang ‘membanjiri’ pori-pori dengan minyak.
2.
Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal, tidak bisa beregenerasi secepat
kulit normal.
3.
Memiliki respons yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan
bekas di kulit.
Pencegahan & Pengobatannya :
- Percuma
saja bila Anda menggunakan obat – obat jerawat yang dijual bebas karena tidak
akan mampu menangani jerawat jenis ini. Anda harus berkonsultasi pada dokter
kulit untuk mengobatinya.
- Untuk
jerawat batu yang hanya satu-dua, penyembuhan yang efektif adalah meminta
dokter kulit menyuntik jerawat dengan cortisone, yang membuat jerawat ini
sembuh dalam waktu 48 jam.
3.Komedo
Komedo
adalah jerawat yang terdiri dari dua jenis. Pertama, komedo yang terbuka
(blackhead) terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam (yang
berwarna hitam tersebut adalah penyumbat pori yang berubah warna karena
teroksidasi dengan udara). Kedua, Komedo yang tertutup (whitehead), memiliki
kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti
tonjolan putih kecil-kecil di bawah kulit. Jerawat jenis komedo ini disebabkan
oleh sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit. Ini
terjadi bila Anda tidak rajin membersihkan kulit wajah sehingga sel-sel kulit
mati menumpuk dan minyak di permukaan kulit kemudian menutup sel-sel kulit,
lalu terjadilah penyumbatan. Make up dan produk penataan rambut yang mengandung
minyak juga dapat memperparah keadaan.
Pencegahan
& Pengobatannya :
Mencuci
wajah setiap pagi dan malam dengan pembersih mengandung salicylic-acid atau
AHA/BHA (untuk mengelupas sel-sel kulit mati) atau scrub kulit wajah minimal
seminggu sekali.
a)
Menggunakan kertas minyak untuk menyerap
kelebihan minyak di wajah.
b)
Rutin memakai masker untuk kulit berminyak
seminggu sekali. * Hilangkan blackheads dengan plester pore strips yang bisa
Anda beli di supermarket. * Untuk whitehead, pakai obat jerawat yang mengandung
salicylic-acid. Kelenjar minyak yang terlalu aktif sehingga produksi minyak
pada kulit menjadi berlebihan, adalah salah satu penyebab mengapa kulit
seseorang berminyak. Faktor genetik, hormon, pola makan, udara dan gaya hidup
seperti kebiasaan merokok adalah penyebab mengapa kulit kita berminyak. Ciri
khas yang paling kelihatan yaitu berpori lebar sehingga cenderung mudah
berjerawat dan tentu saja amat cepat berminyak, sehingga make up biasanya tidak
bertahan lama. Namun sisi baiknya, kerutan pada wajah ataupun figmentasi muncul
lebih lambat seiring pertumbuhan usia dibandingkan jenis kulit lain, seperti
kulit normal atau kering.
Berikut beberapa tips
merawat kulit berminyak:
- Bersihkan wajah 2-3 x sehari dengan jenis busa pembersih bebas minyak (oil-free). Jika melakukan scrubbing,lakukanlah dengan lembut. Menekan dan menggosok-gosoknya dengan keras hanya akan membuat kulit teriritasi. Sediakan cleansing pad saat beraltifitas (tersedia di drug store) apabila Anda sudah harus membersihkan wajah namun tidak tersedia toilet umum di sekitar Anda.
- Jangan menggunakan produk pembersih hanya atas rekomendasi orang lain walau itu dari orang yang ahli sekalipun. Karena bila Anda sudah menemukan produk pembersih yang cocok dengan kulit, Anda tak perlu menggantinya lagi.
- Cuci muka dengan menggunakan air hangat. Air yang cenderung panas hanya akan megikis kadar kelembapan yang dibutuhkan oleh kulit. Sementara air dingin akan mengejutkan kulit Anda.
- Hindari jenis pembersih wajah yang cenderung membuat kulit menjadi sangat kering. Kondisi ini hanya akan memicu kulit memproduksi lebih banyak minyak.
- Gunakan pelembap, lotion tabir surya dan produk make up oil-free, tidak menutup pori (non-comedogenic) dan mengandung AHA (Alpha-hydroxy acids) untuk mengangkat sel kulit mati.
- Kenakan masker dari pepaya yang sudah di-blender, diamkan selam 10 menit, lalu bilas bersih. Pepaya mengandung fruit acid/asam buah.
- Uapi wajah 1-2 x/minggu dengan air panas yang sudah ditetesi chamomile oil atau lavender oil untuk merilekskan kulit wajah.
- Kurangi asupan lemak dan minyak dalam makanan Anda, sebaliknya perkaya asupan sayur segar, buah dan biji-bijian.
- Pastikan kulit tidak terkena paparan sinar matahari yang berlebihan, karena sebenarnya panas yang berlebihan akan merangsang kerja kelenjar minyak memproduksi lebih banyak minyak.
- Jangan lupa mengonsummsi suplemen vitamin B-complex, vitamin A, vitamin C, zinc and vitamin E. Mencegah lebih baik dari pada mengobati! Kulit bermasalah yang berhasil diatasi pada umumnya tidak akan kembali kondisinya seperti di awal. Karena itu, merawat kulit secara teratur dan benar sangatlah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar