Kulit wajah kering
disebabkan karena memang kulit yang cenderung kering. Namun, kurangnya asupan
cairan, dehidrasi karena penyakit, perawatan yang mengeringkan kulit seperti
pemakaian sabun antiseptik, mandi dengan air yang terlalu dingin atau panas,
serta suhu lingkungan yang tinggi dan kelembaban rendah dapat menjadi faktor
lain penyebab kulit pada wajah kering.
Oleh karena itu,
untuk menjaga agar kulit tetap lembut, lembab, dan segar perlu memperhatikan
berbagai faktor tersebut. Seperti misalnya, memperhatikan asupan cairan yang
cukup setiap hari. Minum sekitar 8 sampai 10 gelas per hari memberi kecukupan
asupan untuk kesegaran kulit.
Mandi dengan air
yang terlalu panas atau terlalu dingin juga memberi dampak kesehatan pada
kulit. Disarankan menggunakan sabun yang cocok sesuai kulit agar terjadi
pelembaban. Selain itu, agar kulit wajah tidak kering hindari sinar matahari
secara langsung dan hindari ruangan ber-AC yang terlalu dingin.
Untuk memberi
kelembaban pada kulit yang kering, sebaiknya digunakan krim pelembab. Krim
pelembab biasanya bekerja menarik air dari sekeliling kulit dan mencegah agar
tidak terlalu banyak penguapan. Dalam menggunakan pelembab perlu diperhatikan
saat pengolesan. Saat yang terbaik menggunakan pelembab adalah segera seusai
mandi. Usai mandi kulit masih lembab sehingga pelembab dapat berfungsi secara
maksimal.
Kini memang banyak
beredar di pasar berbagai macam jenis pelembab. Bahan yang digunakan pun sangat
beragam seperti asam laktat, asam glikolat, urea, dll. dalam konsentrasi yang
tinggi.
Apabila telah
mencoba salah satu pelembab namun belum ada tanda perbaikan pada kulit hentikan
pemakaian pelembab tersebut. Memang, pemakaian pelembab terkesan semacam try
and error. Namun, beberapa merk pelembab pasti dapat ditemukan sesuai dengan
kulit.
Konsultasikan ke
ahli atau dokter kulit, jika ternyata berbagai pelembab tidak sesuai dengan
jenis kulit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar